Bagian 1

 

SUKA CITA DALAM MEMBERI

“Ada sukacita yang mendalam di dalam memberi,

sebab apa yang kita terima jauh lebih besar daripada apa yang telah kita berikan.”

 

SENYUM CERIA

“Tersenyumlah kepada istri, suami, orang tua, anak, saudara, dan kepada semua orang.

Suka cita harus disebarkan dalam keluarga dan masyarakat.

Kita harus selalu berupaya menumbuhkan keceriaan.”

 

BAHAYA KEMARAHAN

“Kemarahan adalah penyebab jatuhnya ke alam-alam kehidupan rendah,

karena mengetahui hal ini,

orang hendaknya menahan diri agar tidak marah.

 

KEBIJAKSANAAN

“Apalah artinya kerugian harta benda.

Kerugian terbesar adalah kehilangan kebijaksanaan.

Apalah artinya keuntungan harta benda.

Keuntungan terbesar adalah mendapatkan kebijaksanaan.

 

TIGA AKAR KEJAHATAN

“Keserakahan mudah disadari, tetapi lambat dilenyapkan;

kebencian sukar disadari, tetapi cepat dilenyapkan;

kegelapan batin sukar disadari dan lambat dilenyapkan.”

 

KUALITAS HIDUP

“Apa gunanya hidup bagi orang yang hanya melakukan kejahatan,

jika demi memperoleh harta,

ia menyebabkan kebajikan yang dibutuhkan untuk hidup menjadi merosot.”

 

KEBERUNTUNGAN SEJATI

“Tidak memikirkan masa lalu dan masa depan,

tetapi menikmati satu saat ke saat lainnya adalah keberuntungan sejati.”

 

SUASANA HATI

“Ingatlah pada Dhamma kapanpun perasaan bosan muncul, bangkitkan semangat, tinggalkan pikiran marah dan murung.

Kembangkanlah belas kasih kepada semua dengan anggapan mereka adalah orang tua, saudara dan keluarga sendiri.”

 

TAKKAN DAMAI

“Orang memberi sesuai dengan keyakinan dan menurut ketulusan mereka,

karena itu barang siapa yang iri terhadap keberuntungan orang lain,

tidak akan memperoleh kedamaian sepanjang hari.”

 

MENUJU KEBAHAGIAAN

“Tinggalkan kepura-puraan, selalulah bersikap mantap.

Tinggalkan kehidupan yang salah dan hiduplah sesuai dengan Dhamma.

Hindari teman yang tidak baik dan ikutilah teman-teman spiritual.”

 

TIDAK BERMANFAAT

“Ada tiga macam pikiran yang tidak bermanfaat.

Apakah ketiga macam pikiran itu?

Pikiran yang selalu mementingkan diri sendiri,

pikiran yang selalu mencari keuntungan, dan

pikiran yang selalu iri terhadap orang lain.”

 

JANGAN TAKUT

“Janganlah takut melakukan perbuatan baik.

Itulah nama lain dari kebahagiaan.

Aku mengetahui dengan baik bahwa perbuatan baik akan membawa kepada

kemasakan,

kemekaran,

yang menyenangkan,

menggembirakan, dan

membahagiakan untuk masa yang lama.”

 

Dikutip dari: ‘MERENUNG SEJENAK’, OLEH BHIKKHU NYANAKUMUDA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: