Judul di atas merupakan judul dari sebuah buku yang menjadi favorit saya. Berikut ini saya tuliskan sekilas tentang penulis dan isi dari buku ini.

Berikanlah dirimu sebuah momen kedamaian,

dan engkau akan mengerti

betapa bodohnya terburu-buru.

Belajarlah untuk hening,

dan engkau akan mengetahui

dirimu telah terlalu banyak bicara.

Jadilah bajik,

dan engkau akan menyadari

dirimu telah terlalu keras menghakimi orang lain.

__ Pepatah Cina Kuno __

Profil Penulis

Ajahn Brahm

Ajahn Brahm lahir di London pada tahun 1951. Dia menganggap dirinya sebagai umat Buddha di usia 16 tahun setelah membaca buku-buku Buddhis semasa di sekolah. Minatnya terhadap ajaran Buddha dan meditasi bersemi tatkala dia mempelajari Fisika Teori di Cambridge University. Setelah menamatkan gelar dan mengajar selama setahun, dia pergi ke Thailand untuk menjadi bhikkhu.

Dia ditahbiskan di Bangkok pada usia 23 tahun oleh Kepala Wat Saket. Kemudian dia melewatkan sembilan tahun untuk belajar dan berlatih dalam tradisi meditasi hutan di bawah bimbingan Ajahn Chah.

Pada tahun 1983, dia diminta membantu pendirian sebuah vihara hutan di dekat Perth, Australia Barat. Kini, Ajahn Brahm adalah Kepala Vihara Bodhinyana dan Direktur Spiritual Masyarakat Buddhis Australia Barat.

Daftar Isi

Bagian I: Kesempurnaan dan Kesalahan

Dua Bata Jelek

Taman Kuil

Yang Sudah Selesai, Ya Sudah Selesai

Petunjuk Kedamaian Pikiran untuk Si Bodoh

Rasa Bersalah dan Pengampunan

Rasa Bersalah Para Penjahat

Anak-Anak Kelas B

Bocah di Pasar Swalayan

Kita Semua Penjahat

Biarkan Rasa Bersalah Berlalu, Selamanya

Iklan